Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas (https://id.wikipedia.org/wiki/Satin)
Satin mulai dikenal di daratan Eropa pada awal abad ke-20, setelah lebih dahulu mengenal kain sutera yang berasal dari Tiongkok. Walaupun satin dan sutera memiliki beberapa ciri khas yang mirip, keduanya menggunakan bahan serat yang berbeda. Satin ditenun dengan serat buatan seperti polyster, sedangkan sutera menggunakan serat alami yaitu ulat sutera. Alhasil, meskipun keduanya terasa lembut di kulit, satin memiliki permukaan yang lebih kilat dan licin, sementara sutera lebih halus dan ringan.
Satin digemari terutama karena membuat si pemakai terlihat glamor, sensual dan lebih feminim. Ada pepatah yang mengatakan bagi wanita yang ingin menonjolkan sisi sensualitas dan keseksian diri tanpa perlu memperlihatkan aurat tubuh, kenakanlah pakaian dari satin. Atau ingin sekadar menggoda, kenakanlah pakaian dari satin. Kilauan cahaya yang dipantulkan oleh pakaian satin menarik perhatian dan meningkatkan gairah dari lawan jenis. Satin yang mengkilap dipercaya akan membawa pikiran ke "alam fantasi" dibanding bahan dari kain biasa.
Dewasa ini, semakin banyak wanita menggunakan satin sebagai bahan blus atau kemeja wanita karena terasa lebih nyaman di tubuh, enak dilihat dan diraba(kainnya), baik untuk ke kantor bekerja seharian penuh maupun untuk acara formal dan non-formal lainnya. Blus satin cocok dipadu-padankan dengan rok maupun celana jeans. Sebelumnya, satin telah banyak digunakan sebagai bahan untuk pakaian pesta (dress) dan pakaian tidur (piyama atau kimono/robe).
Harga kain satin dewasa ini juga semakin terjangkau, membuatnya semakin banyak diminati.
Cara
Membuat Taplak Meja Dari
Kain Satin
Alat dan Bahan
1. Kain SatinGunakan kain Satin dengan motif yang beragam agar tampilan taplak meja anda semakin cantik dan menarik
2. Mesin jahit
Untuk menjahit taplak meja anda agar lebih rapi, namun jika anda tidak memiliki mesin jahit. Anda bisa menjahit dengan cara manual
3. Busa angin
Untuk pelapis bagian bawah taplak meja anda agar lebih tebal
4. Renda
Sebagai penghias dari taplak meja anda agar terkesan lebih rapi dan menarik. Untuk motif dan warna renda sesuaikan dengan selera anda. Sebaiknya anda gunakan benang jahit dengan warna netral (putih atau hitam).
Setelah semua alat dan bahan di atas telah tersedia, barulah kita memulai langkah-langkah untuk membuat taplak meja dari kain perca.
Langkah-langkah pembuatan
1. Langkah pertama gunting kain Satin (gunakan motif yang berbeda-beda) berbentuk persegi. Pastikan ukurannya sama untuk masing-masing potongan kain Satin.2. Setelah itu, sambung dengan menjahit potongan-potongan kain Satin tersebut satu persatu hingga membentuk persegi panjang (ukurannya sesuaikan dengan taplak meja yang ingin anda buat)
3. Setelah semua potongan kain Satin dijahit hingga membentuk taplak meja, anda rapikan ujung-ujung kain dengan memotong bagian ujung yang tidak sama.
4. Setelah itu, jahit keliling taplak meja tersebut agar lebih kencang dan rapi.
5. Potong busa angin dengan ukuran yang sama panjang dengan taplak meja tersebut
6. Letakkan busa angin di bagian bawah taplak meja dan jahit keliling busa angin tersebut pada taplak meja.
7. Kemudian untuk memperindah taplak meja buatan anda, tambahkan renda di sekeliling taplak meja tersebut. Jahit renda di sekeliling taplak meja.
8. Taplak meja dari kain perca buatan anda pun sudah selesai dibuat.
Untuk hasil yang lebih baik dapat anda tambahkan aksesoris lain pada taplak meja, seperti tempelan kain berbentuk boneka atau buah-buahan di empat ujung sisi taplak meja anda. Anda juga dapat membuat taplak meja dengan bentuk lain menggunakan kain perca sesuaikan dengan kreasi dan panjangnya meja di rumah anda.
Sekian cara untuk membuat taplak meja dengan kain satin semoga artikel ini dapat membantu dan bermanfaat : ).